Begini Wajah Jakarta Bila Sering Bermain Judi Online

Begini Wajah Jakarta Bila Sering Bermain Judi Online Wajah Jakarta akan berubah signifi kan dalam 6 tahun ke depan. Jalanan macet yang kerap terjadi setiap hari, nantinya akan lebih rapi dan tertib. Begitu juga dengan problem banjir yang selalu menghantui warga Jakarta setiap musim hujan tiba, akan jauh berkurang. Perubahan yang cukup signifi kan tersebut tentu bukan tanpa dasar, tetapi dilandasi oleh program Metropolitan Priority Area (MPA) Jabodetabek yang berisikan 45 proyek prioritas.

Begini Wajah Jakarta Bila Sering Bermain Judi Online

Diharapkan, program ini terlaksana paling lambat pada tahun 2020. Selain itu, Rencana Induk (Masterplan) Transportasi Jabodetabek 2020 dan Rencana Tata Ruang Wilayah Jakarta 2030, juga antara lain bertujuan mengatasi 2 permasalahan tersebut. “Minimal ada perubahan siginifi kan ke arah yang lebih baik. Macetnya berkurang,” Andi Baso M, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Provinsi DKI Jakarta, mengungkapkan. Berikut adalah beberapa proyek MPA, Masterplan Transportasi Jabodetabek dari Kementerian Perhubungan RI, dan RTRW Jakarta 2030, yang akan mengubah wajah Jakarta enam tahun ke depan.

  1. Transportasi Terpadu Enam stasiun di Jakarta (Manggarai, Dukuh Atas/Sudirman, Kampung Bandan, Pasar Senen, Tanah Abang, dan Lebak Bulus) akan terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti transjakarta, kereta antarkota, kereta perkotaan, kereta bandara, commuter line, dan MRT. Ini akan memudahkan masyarakat menjangkau MRT menuju pusat kota, misalnya. Beberapa wilayah di sekitar stasiun terpadu juga akan dikembangkan menjadi kawasan transit oriented development (TOD). TOD merupakan konsep keterhubungan area permukiman (rumah susun/vertical housing) dan komersial, dengan sarana transportasi publik. Ada 6 kawasan TOD, yaitu Dukuh Atas, Manggarai, Senen, Harmoni, Grogol, dan Lebak Bulus. Jika proyek-proyek tersebut dapat diselesaikan, maka pada tahun 2020 Jakarta akan lebih rapi, ramah, dan menyenangkan!
  2. Kereta Bandara Ada 2 kereta bandara yang diharapkan selesai sebelum tahun 2020, yaitu commuter line Bandara Soekarno Hatta-Stasiun Dukuh Atas dan express line Bandara Halim- Bandara Soekarno Hatta. Jalur kereta bandara express line yang melalui Cawang-Manggarai-Tanah Abang, Kanal Banjir Barat-sisi Tol Sudyatmo, akan dibangun sebagian di bawah tanah (underground), sebagian lagi melayang (elevated).
  3. Kereta Monorel Ada 5 jalur kereta monorel yang diharapkan selesai hingga tahun 2030. Beberapa di antaranya diharapkan selesai tahun 2020. Pembangunannya akan dimulai pada Agustus 2014. • Jalur Biru (Kampung Melayu – Casablanca – Tanah Abang – Roxy). • Jalur Hijau (Rasuna Said – Gatot Subroto – SCBD – Gelora Senayan – Asia Afrika – Taman Ria Senayan – Gatot Subroto – Pejompongan). • Jalur Selatan (Cawang – Cibubur – Bogor). • Jalur Timur (Cikarang – Cawang – Kuningan). • Jalur Barat (Batu Ceper –Serpong).
  4. MRT Berbasis Rel MRT akan dibangun untuk mengatasi kemacetan di jalan-jalan utama. MRT (Mass Rapid Transit) berbasis rel, dengan rute Lebak Bulus-Fatmawati-Hotel Indonesia (HI)-Kota-Kampung Bandan sepanjang 23km, diharapkan sudah tuntas dan bisa digunakan tahun 2020. Sebagian besar rel-nya berada di atas permukaan tanah (elevated), sedangkan stasiunnya ada di bawah tanah (underground station). Setelah itu, dilanjutkan 2 rute berikutnya, yaitu Cikokol-Bekasi dan Balaraja-Manggarai-Cikarang (90km).
  5. 30 Jalur Transjakarta Dalam 6 tahun ke depan, Jakarta akan memiliki 30 koridor transjakarta. Tambahan 18 koridor baru adalah CiledugBlok M, Kalimalang-Blok M, dan Manggarai-Depok, menggunakan jalur vertikal (elevated). Koridor busway lainnya yang diharapkan selesai pada tahun 2020 adalah: Kota Tangerang-Ancol, BSD-Bank Indonesia, Ciledug-Dukuh Atas, Ciledug RayaCililitan, BSD-Lebak Bulus, Ciputat-Dukuh Atas, Depok-Dukuh Atas, Depok-Cawang, Bogor-Cililitan, Cibubur-Dukuh Atas, Bekasi-Setu, Bekasi-Kampung Melayu, dan Pulogadung-Bekasi, Pulogadung-Teluk Pucung. Desain halte transjakarta dibuat dengan gaya modern dan senyaman mungkin.
  6. Kereta Loop Line Kereta melingkar (loop line) akan memiliki 2 lintasan. Pertama, lintasan dari timur, yaitu Kampung Bandan-RajawaliKemayoran-Pasar Senen-Pondok Jati, sepanjang 10km. Kedua, lintasan dari barat dengan panjang yang sama (10km) dengan rute Manggarai-Tanah Abang-Kampung Bandan. Seluruh lintasannya menggunakan menggunakan rel melayang (elevated). Pembangunannya dimulai akhir tahun 2014 dan selesai 2019.
  7. Jaringan Commuter Line Bertambah Jaringan kereta commuter line akan bertambah 3 kali lipat jumlahnya dibanding yang ada sekarang. Lintasan rel kereta akan ditingkatkan dari 170,2km menjadi 533km.
  8. Kereta Api Cepat Jakarta juga akan memiliki kereta api super cepat atau Shinkansen, dengan rute Jakarta – Bandung. Stasiun Dukuh Atas di Jakarta dan Gedebage di Bandung direncanakan menjadi dua titik yang akan dihubungkan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *